Perangi Barang Palsu, Tokopedia Lakukan Penandatanganan Kerja Sama dengan DJKI

Garda.id - Selasa, 04 Oktober 2022 13:17 WIB
Perangi Barang Palsu, Tokopedia Lakukan Penandatanganan Kerja Sama dengan DJKI

(Ki-ka) Co-Founder and Vice Chairman Tokopedia, Leontinus Alpha Edison, Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia, Prof. Yasonna Hamonangan Laoly, S.H., M.Sc., Ph.D., dan Plt. Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual Kemenkumham, Ir. Razilu, M.Si., CGCAE berfoto bersama menandai kolaborasi Tokopedia bersama DJKI sebagai komitmen untuk meningkatkan perlindungan KI.(ist)

Jakarta | Garda.id

Tokopedia bekerja samadengan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) dalam hal perlindunganKekayaan Intelektual (KI). Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Co-Founderand Vice Chairman Tokopedia, Leontinus Alpha Edison, dan Plt. Direktur Jenderal KekayaanIntelektual Kemenkumham RI, Ir. Razilu, M.Si., CGCAE, serta disaksikan olehMenteri Hukum dan HAM RI, Prof. Yasonna Hamonangan Laoly, S.H., M.Sc., Ph.D., diMakassar, kemarin.

 

Leontinus mengatakan,“Penandatanganan ini menjadikan Tokopedia sebagai marketplace pertama di Indonesia yang berkomitmen untuk mendukungperlindungan terhadap KI. Saat ini, ada lebih dari 865 juta produk yangterdaftar dari sekitar 12 juta penjual di platformkami. Kami pun akan terus memantau produk-produk ini secara berkala denganmenggunakan kombinasi sistem pemantauan otomatis dan pengecekan secara manualguna mendeteksi potensi pelanggaran KI.”

 

Selama ini, Tokopedia telah melakukan sederet upayaperlindungan KI,antara lain membentuk timkhusus,membangun sistem pendeteksi otomatis, portal pelaporan dan programkhususuntuk para pemegang KI. Tokopedia juga memeriksa penjual sejak prosespendaftaran, dan menegakkan kebijakan serta penalti kepada penjual yang melanggar,juga edukasi ke penjual melalui Pusat Edukasi Seller.

 

Sepanjang semester I 2022, Tokopedia memiliki beberapapencapaian dalam pelindungan KI:

●     Peningkatanjumlah moderasi toko yang melanggar KI mencapai lebih dari 47 persendibanding semester II 2021.

●     Peningkatanjumlah penghapusan produk yang melanggar KI mencapai lebih dari 300persen dibanding semester II 2021.

●     Peningkatantindakan proaktif terhadap produk melanggar KI sebesar lebih dari 7,5kali lipat dibanding semester II 2021.

 

Kolaborasi Tokopedia dengan DJKI pun dilakukan untukmeningkatkan perlindungan KI, dengan harapan mengeluarkan Tokopediadari United States Trade Representative (USTR) Notorious Market List (daftartahunan yang bertujuan mendorong perusahaan memerangi produk palsu).

 

Yasonnamengungkapkan, “Dengan terbukanyajangkauan pasar UMKM baik di nasional maupun mancanegara melalui platform digital, maka proteksi ataskarya dan inovasi dalam berusaha wajib untuk dilindungi melalui KI. Sehingga memberikan keamanan dan kenyamanandari potensi pembajakan dan pemalsuan produk dari pihak lain dalam mengembahkanusahanya. Semua hal tersebut menjadi percuma jika tidak ada jaminanlegalitas dalam bentuk perlindungan hukum melalui pendaftaran atau pencatatanatas KI.”

 

“Terima kasih kepada Tokopedia yangtelah melakukan penandatangan kerja sama ini, dan DJKI akan sosialisasi kepada platform lainnya supaya bisa mengikutijejak langkah Tokopedia. Semoga Tokopedia menjadi contoh terbaik sebagai platform digital Indonesia yang menjualproduk berbasis kekayaan Intelektual,” ucap Razilu.

 

“Tokopedia percaya bahwa perang melawanpemalsuan bukan tanggung jawab satu atau dua pihak saja, namun juga membutuhkanperan semua pemangku kepentingan untuk mengatasi masalah dengan cara berkolaborasi.Karenanya, kami ingin menegaskan kembali dedikasi kami untuk melindungi KIbersama seluruh pihak terkait, termasuk pemerintah,” tutup Leontinus.

Editor
: Garda.id
Sumber
:

Berita Terkait

Tekno

AYP Bela Menag, Puji OSO atas Kepedulian Pembinaan Umat di Takalar

Tekno

Safari Ramadan 1447 H di Langkat, Rektor UNPAB Tegaskan Komitmen Kampus untuk Masyarakat

Tekno

Narsum Dialog Publik, Dr Asren Nasution, MA: Rencana Kontinjensi Jadi Kunci Strategis Pengurangan Risiko Bencana

Tekno

Kapolda Sumsel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Insan Pers dalam Momentum Ramadan

Tekno

Prabowo Minta Evaluasi Ulang, Izin Tambang Emas Martabe Berpeluang Dipulihkan

Tekno

DPW PKB Sumut Konsolidasi ke Dairi, Karo dan Pakpak Barat