Gerakan ‘Tokopedia Hijau’ Diluncurkan, Ajak UMKM dan Masyarakat Usung Produk Ramah Lingkungan

Garda.id - Rabu, 14 Desember 2022 18:43 WIB
Gerakan ‘Tokopedia Hijau’ Diluncurkan, Ajak UMKM dan Masyarakat Usung Produk Ramah Lingkungan

Para pembicara pada Konferensi Pers Peluncuran Gerakan Tokopedia Hijau, (ki-ka) Public Affairs Senior Lead Tokopedia, Aditia Grasio Nelwan, Asisten Deputi Pengembangan Kawasan dan Rantai Pasok Kemenkop UKM RI, Ali Katiri, Pemilik Usaha TISOO, Stephannie Thian, Pemilik Usaha KaIND, Melie Indarto, dan Pendiri The Local Enabler, Dr. Dwi Indra Purnomo./ist

Jakarta | garda.id

Tokopedia, bagian dari Grup GoTo, meluncurkan gerakan‘Tokopedia Hijau’ sebagai upaya dalam menciptakan ekosistem bisnis berkelanjutan demi memberikan dampak positif bagi lingkungan dan seluruh mitra strategis secara jangka panjang.

“Saya mengapresiasi gerakan Tokopedia Hijau yang bertujuan mewujudkan ekosistem lokapasar

yang lebih efisien dan minim limbah. Hal ini senada dengan program prioritas Kemenkop UKM dalam

mendukung pengembangan UMKM ramah lingkungan. Berdasarkan hasil riset Kemenkop UKM

bersama United Nations Development Programme (UNDP) di 2021, dari 3.000 pelaku UMKM,

95%nya menunjukan minat terhadap praktik usaha ramah lingkungan,” kata Menteri Koperasi dan

UKM RI, Teten Masduki.

Public Affairs Senior Lead Tokopedia, Aditia Grasio Nelwan menjelaskan, “Ada sekitar 12 juta

penjual di Tokopedia yang hampir 100% UMKM. Tokopedia Hijau mengajak sebanyak-banyaknya

penjual menerapkan prinsip ramah lingkungan demi bersama membangun bisnis berkelanjutan dan

dapat berkontribusi bagi masyarakat dan lingkungan hidup, lewat berbagai program, seperti Program

Edukasi dan Inkubasi Seller Hijau.”

Program Edukasi dan Inkubasi Seller Hijau Tokopedia Bantu UMKM Bangun

Bisnis Ramah Lingkungan

Ada berbagai program di dalam Tokopedia Hijau, salah satunya Program Edukasi Seller Hijau.

Terdapat modul komprehensif untuk memandu penjual memulai dan membangun bisnis yang lebih

ramah lingkungan, serta webinar, yang bisa diakses oleh penjual secara gratis.

Ada juga Program Inkubasi Seller Hijau yang terdiri dari serangkaian proses, seperti kelas intensif

dan kampanye daring, untuk lebih memberdayakan penjual ramah lingkungan. Program, yang juga

melibatkan social enterprise The Local Enablers ini, menyasar penjual dengan produk dan kemasan

ramah lingkungan, serta usaha berkelanjutan yang berdampak pada sosial dan lingkungan.

Pendiri The Local Enabler, Dr. Dwi Indra Purnomo, menjelaskan, “Di Program Inkubasi Seller

Hijau Tokopedia, kami berperan sebagai fasilitator untuk berbagi wawasan serta praktik terbaik dalam

menerapkan prinsip ramah lingkungan bagi para pelaku UMKM.” Tokopedia di sisi lain menyediakan

dana pembinaan Rp100 juta untuk tiga penjual ramah lingkungan terbaik dalam program ini.

Tokopedia Hijau Dorong Masyarakat Pakai Produk Ramah Lingkungan

Potensi bisnis ramah lingkungan masih sangat besar. Data Tokopedia selama setahun ke belakang

mencatat, Jabodetabek, Bandung dan Surabaya sebagai wilayah dengan jumlah pencarian produk

ramah lingkungan paling banyak. Ada pula peningkatan penjualan produk daur ulang sebesar hampir

1,5 kali lipat di Tokopedia. Penjualan produk tas lipat pakai ulang juga melonjak hampir 2,5 kali lipat.

TISOO merupakan contoh usaha produk ramah lingkungan, yaitu tisu dari bambu dengan kemasan

bebas plastik, yang bergabung dalam Tokopedia Hijau. “TISOO hadir sejak awal 2021 untuk

membantu mengatasi deforestasi hutan alam. Kami menanam bibit pohon mangrove untuk setiap

pembelian produk TISOO. Lewat Tokopedia, omzet kami bisa mencapai puluhan juta,” kata Pemilik

TISOO, Stephannie Thian.

Ada juga , “KaIND menggandeng lebih dari 200 petani di Pasuruan untuk membuat produk

fesyen–seperti scarf dan pouch–ramah lingkungan dengan memanfaatkan budidaya ulat sutra eri.

Proses produksi dilakukan secara etis (tanpa membunuh pupa ulat sutera), menggunakan pewarna

alami dan menerapkan prinsip zero waste,” ujar Melie.

Tokopedia Hijau di sisi lain mengajak masyarakat berperan aktif menjaga lingkungan sebagai

dukungan untuk ‘Misi Nol Sampah GoTo 2030’. Masyarakat yang belanja lewat Tokopedia Hijau bisa

Editor
: Garda.id
Sumber
:

Berita Terkait

Tekno

World Cup 2026: Ketika Perjuangan, Persatuan, dan Emosi Dunia Bertemu di Satu Panggung

Tekno

Begini Pesan Dewan Pers pada Pelantikan Pengurus JMSI Jatim

Tekno

Atasi Pengangguran, Rico Waas Dukung Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Medan ke Luar Negeri

Tekno

Rico Waas dan Mantan PSMS Bahas Kebangkitan Sepak Bola Medan

Tekno

Menjaga Ekonomi Kreatif dari Pintu Keimigrasian

Tekno

JMSI Sumut Nilai Kinerja Polrestabes Medan Berhasil Jaga Kondusivitas Kota