Di Tengah Bencana Banjir, Dugaan Penimbunan Tenda Belajar dan Dana Bantuan BPMP Aceh Mencuat

Nas - Sabtu, 24 Januari 2026 15:15 WIB
Ist

BANDA ACEH — Di saat banjir melanda sejumlah kabupaten/kota di Provinsi Aceh dan melumpuhkan aktivitas belajar-mengajar, distribusi bantuan pendidikan menjadi sorotan publik. Bantuan tenda belajar yang semestinya segera dimanfaatkan oleh sekolah-sekolah terdampak banjir sebelumnya diduga tidak bergerak optimal, memunculkan pertanyaan serius soal kecepatan dan pola penyalurannya oleh Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Aceh.

Banjir yang merendam ruang kelas serta merusak fasilitas pendidikan memaksa ribuan siswa belajar dalam keterbatasan. Dalam kondisi darurat seperti ini, tenda belajar menjadi kebutuhan mendesak agar hak pendidikan anak-anak tetap terpenuhi. Namun, informasi yang berkembang menyebutkan adanya hambatan dan kejanggalan dalam pendistribusian bantuan tersebut.

Berdasarkan informasi yang diperoleh media ini dari sumber terpercaya, Sabtu, 24 Januari 2026, tenda belajar bantuan diduga tidak segera disalurkan secara maksimal ke seluruh daerah terdampak banjir. Padahal, Tim Satuan Tugas (Satgas) BPMP Aceh telah dibentuk khusus untuk mempercepat pendistribusian logistik pendidikan pascabencana.isy

Sumber menyebutkan, pendistribusian memang dilakukan, namun dinilai tidak efisien. Dalam satu kali perjalanan, tim hanya membawa tiga unit tenda belajar untuk tiga kabupaten berbeda. Pola tersebut dinilai memperlambat distribusi, terlebih jumlah pegawai di BPMP Aceh disebut mencukupi untuk pelibatan personel yang lebih luas agar penyaluran dapat dilakukan secara serentak.

Baca Juga: Di Retreat JMSI Kaltim, Faisal Tekankan Peran Jurnalis di Tengah Disrupsi Media Sorotan juga mengarah pada bantuan tunai dari Kementerian Pendidikan pusat yang disebut mencapai Rp9 miliar. Hingga kini, penggunaan dana tersebut masih dipertanyakan, terutama terkait transparansi alokasi dan realisasi untuk pemulihan layanan pendidikan di wilayah terdampak banjir.Menanggapi hal tersebut, Kepala BPMP Aceh, Safran, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa pihaknya saat ini tengah mendistribusikan seluruh bantuan yang diamanahkan melalui BPMP Aceh. "Semua sedang berproses, bantuan tenda juga belum semua sampai," ujarnya.

Ia menjelaskan, penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap karena jangkauan wilayah yang luas, mencakup 18 kabupaten/kota di Aceh. Selain itu, kendala akses ke sejumlah daerah terdampak banjir juga menjadi hambatan.

"Tidak bisa sekaligus. Bertahap, apalagi akses yang belum lancar. Intinya semua sedang berproses," pungkasnya.

Adapun struktur Satgas BPMP Aceh diketahui dipimpin langsung oleh Kepala BPMP Aceh dengan Kepala Subbagian Tata Usaha sebagai wakil ketua. Publik pun berharap proses distribusi benar-benar berjalan cepat, tepat sasaran, dan transparan, mengingat bantuan tersebut menyangkut keberlangsungan pendidikan anak-anak korban bencana. (MTU/Jal)


Tag:
Di

Berita Terkait

Peristiwa

Kadin Indonesia Gelar “Qurban Berkah Kadin Peduli” di Tebet, Tebar Semangat Gotong Royong

Peristiwa

Gelar Bisa Ditoreh, Adab Tetap Utama: Kiprah Mohd Tondi Rais Lubis di Pemkot Palembang

Peristiwa

Hadiri HUT ke-108 Azerbaijan, Menaker Tekankan Penguatan Kerja Sama Ketenagakerjaan

Peristiwa

Tengku Chairuniza : Dukung Olahraga Guna Cegah Narkoba dan Judi Online

Peristiwa

Rusdi Lubis Terpilih Jadi Koordinator Presidium KAHMI Sumut 2026-2031

Peristiwa

Di Bawah Bayang Disrupsi Digital, Pers Tetap Menjadi Ruang Verifikasi Publik