MEDAN | garda.id
Rapat persiapan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan semangat kebersamaan. Ketua JMSI Sumut, Anto Genk, memimpin langsung jalannya rapat didampingi Sekretaris JMSI Sumut, Zulham, Nisa Lubis sebagai Wakil Sekretaris. Hadir pula sejumlah pengurus, di antaranya Bakti Lubis dan Yusti.
Dalam rapat tersebut, berbagai aspek teknis dan substansi kegiatan menjadi pembahasan utama. Mulai dari kesiapan panitia, penyusunan agenda Raker, hingga rangkaian acara pelantikan pengurus JMSI Batubara dan JMSI Sergai-Tebing Tinggi, Senin 1 Juni 2026.
Baca Juga: JMSI Sumut Apresiasi Penghargaan Presiden untuk Kapolda Sumut Jadi Kebanggaan Masyarakat Anto Genk menegaskan bahwa Raker merupakan momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus merumuskan program kerja yang lebih terarah dan berdampak bagi perkembangan perusahaan media siber di Sumatera Utara.
"Raker ini bukan sekadar agenda rutin organisasi, tetapi menjadi wadah untuk menyatukan visi dan langkah seluruh pengurus dalam membangun JMSI yang semakin solid dan profesional," ujarnya.
Sementara itu, Zulham menyampaikan pentingnya koordinasi dan sinergi seluruh panitia agar pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai harapan.
Menurutnya, pelantikan
JMSI Batubara dan
JMSI Sergai-Tebing Tinggi menjadi bagian dari upaya memperkuat struktur organisasi
JMSI hingga ke daerah.
Dalam kesempatan itu, Nisa Lubis, Bakti Lubis dan Yusti turut memberikan masukan terkait teknis pelaksanaan acara, publikasi kegiatan, serta strategi membangun komunikasi yang lebih efektif antar pengurus daerah.
Rapat menghasilkan sejumlah kesepakatan, termasuk pembagian tugas kepanitiaan, finalisasi jadwal kegiatan, serta langkah-langkah koordinasi menjelang pelaksanaan Raker dan pelantikan.
Baca Juga: 77 Peserta Rehab Ikuti Upacara Khidmat, Ketua JMSI Sumut Anto Genk: Jauhi Bahaya Narkoba Dengan persiapan yang terus dimatangkan,
JMSI Sumut optimistis agenda Raker dan pelantikan pengurus daerah tersebut dapat berjalan sukses serta menjadi momentum penguatan organisasi dalam menghadapi berbagai tantangan industri media digital ke depan./rel