Anggota DPR RI Ijeck Usulkan Bangun Retaining Wall Antisipasi Longsor di Titik Rawan

Nas - Rabu, 26 November 2025 16:35 WIB
Istimewa

JAKARTA - Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Musa Rajekshah menyampaikan duka mendalam kepada korban bencana alam banjir dan longsor yang terjadi pada sejumlah daerah di Sumatera Utara, Selasa (25/11/2025).

Bencana alam ini terjadi di 7 Kabupaten dan Kota, yakni Kota Sibolga, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Kabupaten Nias, dan Kabupaten Nias Selatan.

Dari laporan sementara, 10 orang dikabarkan meninggal dunia akibat bencana alam banjir dan longsor.

"Saya menyampaikan duka mendalam terhadap korban-korban yang terdampak bencana alam di sejumlah daerah di Sumatera Utara," kata Musa Rajekshah saat rapat Bersama Kementerian PU, BMKG dan BASARNAS di Gedung DPR RI Jakarta, Rabu (26/11/2025).

Baca Juga: Dinas Pariwisata Sumut Dinilai “Melawan” Instruksi Gubernur, Sekdis Akui Tak Paham Materi yang Dipresentasikan Pria yang karib disapa Ijeck ini mendesak Kementerian PU untuk segera mengambil tindakan serta perhatian khusus terhadap daerah yang terdampak bencana alam di Sumut.

Ia mengusulkan kepada pemerintah kedepannya menyiagakan alat-alat berat di lokasi-lokasi bencana alam, guna mengantisipasi terjadinya kerusakan parah.

"Kami apresiasi memang Kementerian PU, melalui Balai di daerah, responnya cepat. Kemarin kami hubungi memang langsung menurunkan alat- alatnya. Ini perlu diperhatikan ke depan apakah alat- lat berat itu sudah harus di standbykan lebih awal di titik titik rawan longsor dan banjir," kata dia.

Ijeck juga mengapresiasi langkah cepat BMKG untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat terkait situasi cuaca sebelum terjadinya bencana alam di Sumut.

"Kita mengapresiasi BMKG yang sudah mengeluarkan rilisnya untuk mengingatkan potensi cuaca ekstrem tujuh hari ke depan, dari 17 November sampai 24 November 2025. BMKG juga sudah menyampaikan perkiraannya akan ada longsor dan banjir bandang di Sumut. Artinya perkiraan BMKG sudah tepat," ungkapnya.

Bencana alam yang terjadi pada sejumlah daerah di Sumut telah berdampak terhadap permukiman masyarakat dan jalan lintas. Rumah rusak dan jalan lintas yang putus akibat diterjang longsor.

Baca Juga: Ubah Medan Menjadi Kota Data! Langkah Strategis Rico Waas Diapresiasi Komisi Informasi Sumut” Menurut Ijeck, kaitannya alat berat perlu disiagakan, agar dapat mengantisipasi dampak akibat jalan yang putus karena diterjang longsor.

"Kenapa perlu distandby-kan, karena jalan putus juga akan berdampak untuk membawa alat berat ke lokasi-lokasi yang rawan bencana. Untuk itu perlu disiagakan alat berat yang tak jauh dari lokasi-lokasi rawan bencana. Karena kalau jalan terputus dan perbaikan lama dilakukan akan berdampak pada ekonomi masyarakat," ungkapnya.

Apalagi, kata dia mengingat di Sumut banyak badan jalan yang curam dan rawan akan terjadi longsor. Dirinya mengusulkan Kementerian PU untuk membangun Retaining Wall atau dinding penahan tanah di tahun anggaran 2026.

Retaining Wall dinilainya berdampak untuk mengantisipasi terjadinya kerusakan, hal ini dibuktikannya pada saat dirinya meninjau jalan nasional di Sipirok, Tapanuli Selatan.

"Di Sumut banyak badan jalan yang di kiri dan kananya dinding tanah yang curam. Ini sudah pernah saya sampaikan beberapa waku lalu. Di jalan nasional di Kabupaten Tapanuli Selatan, tepatnya di Sipirok sudah dibuat Retaining wall atau dinding penahan tanah dan ini efektif," ungkapnya.

Kemudian, Ijeck menganggap langkah-langkah ini harus dilaksanakan pada tahun depan, karena dapat mengantisipasi dampak jikalau bencana alam terjadi.

Baca Juga: Rico Waas Dorong Sinergitas Wujudkan Kesejahteraan Bangsa "Kalau sudah terjadi longsor dan merusak jalan pastikan akan memakan anggaran yang besar untuk membersihkan dan memperbaiki jalan itu," jelasnya.

Editor
: Nas

Tag:

Berita Terkait

News

Tersangka Anggota DPRDSU Dhody Thahir Ditahan Polda Sumut, Dirkrimum Bilang Belum Ada Info MEDAN : Setelah dua kali panggilan sebagai tersangka tid

News

Breaking News: Prabowo Resmi Copot Purbaya, Suahasil Nazara Jadi Menkeu

News

Illiza Bersinar di PRIWOLA 2026

News

Perkuat Sinergi dan Kolaborasi, BRI BO Sibuhuan Kunjungan Kerja ke CU Hati Nurani

News

Dukung Haornas, BRI BO Sibuhuan Ikut Berpatisipasi Sumbangkan Hadiah

News

BRI BO Sibuhuan Bahas Kerjasama Program Walk In Interview Dengan IAI Palas