MEDAN |–
Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Sonny Irawan, S.I.K., M.H., menggelar kegiatan Subuh Keliling (Suling) perdana di Masjid Abidin, Jalan Brigjen Katamso, persimpangan Jalan Pelangi, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Medan Maimun, Sabtu (17/10/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat melalui pendekatan keagamaan, silaturahmi, serta komunikasi langsung dengan warga.
Baca Juga: Gus Sonny Sambangi PWNU Sumut, KH Marahalim Siap Dukung Gerakan Jaga Kamtibmas Program Suling tersebut mengusung semangat transformasi Polri dengan tema "Polri Bersama Masyarakat", sejalan dengan program prioritas Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto untuk periode 2026–2029.
Kehadiran
Kapolda Sumut dalam kegiatan keagamaan di tengah masyarakat diharapkan dapat memperkuat hubungan antara kepolisian dan warga, sekaligus membuka ruang komunikasi untuk menyerap aspirasi serta mendengarkan berbagai persoalan yang berkembang di lingkungan masyarakat.
Masjid sebagai pusat ibadah dan kegiatan sosial memiliki peran strategis dalam membangun kebersamaan, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan nilai-nilai kedamaian dan kepedulian sosial.
Melalui program Subuh Keliling, jajaran Polda Sumut diharapkan semakin dekat dengan masyarakat dan mampu mengedepankan pelayanan yang humanis, responsif, serta berorientasi pada kepentingan publik.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Sumut menyampaikan rasa bahagia dapat berkumpul dan bersilaturahmi dengan masyarakat melalui ibadah sholat Subuh berjamaah. Ia juga mengapresiasi jajaran yang telah mempersiapkan kegiatan tersebut dengan baik.
Baca Juga: Gubernur Sumut Bobby Nasution Sambut Kapolda Sonny Irawan, Siap Perkuat Kolaborasi "Melalui program Polisi Bersama Masyarakat ini, kami ingin menegaskan bahwa polisi merupakan bagian dari masyarakat. Polri harus senantiasa hadir untuk memberikan pelayanan terbaik, melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat," ujar Sonny.
Menurutnya, Polri harus menjadi mitra sekaligus sahabat masyarakat yang mudah dijangkau dan siap membantu ketika dibutuhkan. Karena itu, kedekatan antara polisi dan masyarakat perlu terus dibangun melalui komunikasi, silaturahmi, serta kegiatan bersama.
Ia menegaskan, upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tidak dapat dilakukan oleh Polri sendiri. Diperlukan dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, dan generasi muda.
Kapolda juga mengajak masyarakat Sumatera Utara untuk senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman. Menurutnya, perbedaan harus disikapi dengan saling menghormati dan menghargai agar kerukunan serta keharmonisan tetap terpelihara.
"Jangan sampai perbedaan yang ada justru melemahkan persatuan dan kesatuan kita. Mari bersama-sama menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia agar tidak mudah dipecah belah oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab," katanya.
Selain mengajak masyarakat menjaga persatuan, Kapolda Sumut memberikan perhatian khusus terhadap ancaman peredaran narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda, menghancurkan keluarga, dan mengganggu keamanan serta ketertiban masyarakat.
Baca Juga: CEO Sumut24 Group Rianto Ucapkan Selamat kepada Sonny Irawan sebagai Kapolda Sumut H IKROM HELMI NASUTION SAMBUT POSITIF PROGRAM SULING
Sementara itu, tokoh masyarakat H. Ikrom Helmi Nasution menyambut baik pelaksanaan program Subuh Keliling yang digelar Kapolda Sumatera Utara di Masjid Abidin, Medan.
Menurutnya, kegiatan yang mengedepankan pendekatan keagamaan dan silaturahmi tersebut dapat menjadi sarana mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.
Baca Juga: Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Buka Puasa Bersama Insan Pers, Ketua JMSI Sumut Rianto Apresiasi Kebersamaan Ia berharap program Suling tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi wadah komunikasi yang berkelanjutan untuk menyerap aspirasi masyarakat, memperkuat rasa aman, serta membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
Semangat "Polri Bersama Masyarakat" diharapkan diwujudkan melalui tindakan nyata, terutama dalam memberikan pelayanan terbaik, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta merespons berbagai persoalan yang dihadapi warga.
Kedekatan antara kepolisian dan masyarakat dinilai penting dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif. Dengan komunikasi yang terbuka dan hubungan yang harmonis, berbagai persoalan sosial maupun gangguan keamanan diharapkan dapat diantisipasi secara bersama-sama.
Pelaksanaan Suling perdana ini diharapkan menjadi awal dari penguatan kemitraan antara Polda Sumatera Utara dan masyarakat, dengan mengedepankan nilai-nilai religius, kebersamaan, pelayanan, serta kepercayaan publik.
Baca Juga: Kapolda Sumsel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Insan Pers dalam Momentum Ramadan