MEDAN — Peringatan Hari
Pramuka ke-65 di Gugus Depan 14.1387 Pangkalan Lapas Kelas I Medan tidak berhenti pada seremoni apel. Momentum tersebut menjadi panggung untuk menegaskan bahwa Gerakan
Pramuka dapat mengambil bagian dalam agenda pembangunan nasional, khususnya dalam mendorong swasembada pangan menuju Indonesia Emas 2045.Apel Besar Hari
Pramuka ke-65 dipimpin oleh Kakak Fonika Afandi, A.Md.P., S.H., M.H. selaku Pembina Apel. Kegiatan dihadiri oleh perwakilan Ketua Kwarda Gerakan
Pramuka Sumatera Utara, Kakak Tanwil Azhari, bersama Kakak Ade Azmil Azhari selaku Ka. Sekretariat Kwardasu.Dari jajaran Kwarcab Kota Medan hadir Waka Sakoma Kakak Hanafi Chaniago mewakili Ka. Kwarcab. Turut hadir Ka. Kwarran Helvetia serta unsur Forkopimcam Medan Helvetia.Dengan mengusung tema "Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045", kegiatan ini menempatkan
Pramuka bukan hanya sebagai organisasi pembinaan generasi muda, tetapi juga sebagai bagian dari gerakan sosial yang mendukung agenda kemandirian dan ketahanan pangan.Dari Seragam
Pramuka Menjadi Aksi NyataSemangat tersebut ditunjukkan melalui atraksi anggota
Pramuka yang memperlihatkan keterampilan, kedisiplinan dan kekompakan. Setelah apel, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan bakti sosial dan anjangsana ke UPT Pelayanan Lansia Pemerintah Provinsi Sumatera Utara serta Panti Asuhan Yatim Kota Medan.Kegiatan sosial ini menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya berbicara mengenai angka dan program, tetapi juga mengenai kepedulian, keberpihakan dan kehadiran di tengah masyarakat.Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan peninjauan langsung ke lokasi ketahanan pangan
Pramuka di lingkungan Pangkalan Lapas Kelas I Medan.Di lokasi tersebut dikembangkan kegiatan produktif berupa peternakan ayam petelur, budidaya ikan lele dan hidroponik sebagai bagian dari upaya menumbuhkan semangat kemandirian pangan.Dari lingkungan Lapas, pesan yang disampaikan cukup jelas: swasembada pangan harus dimulai dari gerakan nyata, dari lingkungan sendiri, dan melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Pramuka Harus Hadir dalam Agenda Besar BangsaMomentum Hari
Pramuka ke-65 menjadi kesempatan bagi Gugus Depan 14.1387 untuk menunjukkan bahwa
Pramuka memiliki ruang strategis dalam mendukung pembangunan nasional.Tidak cukup hanya membentuk generasi yang disiplin dan berkarakter,
Pramuka juga dituntut mampu bergerak, produktif, mandiri dan memberikan solusi bagi persoalan masyarakat.Melalui kegiatan sosial dan program ketahanan pangan tersebut, Gugus Depan 14.1387 Pangkalan Lapas Kelas I Medan menunjukkan komitmennya untuk mengambil bagian dalam perjalanan menuju Indonesia Emas 2045.Dari Lapas untuk Indonesia. Dari
Pramuka untuk masyarakat. Dari aksi kecil untuk agenda besar bangsa.