Medan – Pimpinan Pusat Taman Pendidikan Islam (TPI) menggelar pembinaan sekaligus penandatanganan Pakta Integritas bagi seluruh guru dan pegawai sebagai langkah memperkuat komitmen, profesionalisme, dan soliditas organisasi dalam menyongsong Tahun Ajaran 2026/2027. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Ar-Rivai TPI, Sabtu (4/7/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya TPI membangun budaya kerja yang berintegritas, disiplin, profesional, dan berlandaskan nilai-nilai Islam sehingga mampu menghadirkan pelayanan pendidikan yang berkualitas serta mencetak generasi berkarakter.
Acara dihadiri Ketua Umum PP TPI Prof. drg. Ismet Danial Nasution, Ph.D., Sp.Pros., Subsp.PKIKG(K), Ketua I dan II PP TPI H. Ikrom Helmi Nasution, SH, Sekretaris Umum PP TPI Drs. H. Ahmad Suhaimi, MA, Plt. Bendahara PP TPI Dr. H. Yose Rizal, S.Ag., MM, serta jajaran guru dan pegawai di lingkungan TPI.
Baca Juga: TPI Medan Akan Gelar Pembinaan dan Penandatanganan Pakta Integritas Sambut Tahun Ajaran Baru 2026/2027 Dalam arahannya, Ketua Umum PP TPI Prof. Dr. H. Ismet menegaskan bahwa pembinaan dan penandatanganan Pakta Integritas bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk penguatan komitmen moral seluruh guru dan pegawai terhadap sejarah perjuangan, nilai-nilai organisasi, serta tanggung jawab dalam menjalankan amanah di lingkungan Pondok Pendidikan Islam.
Menurutnya, setiap tenaga pendidik dan pegawai harus memahami bahwa Pondok Pendidikan Islam berdiri melalui perjuangan para pendiri, khususnya almarhum Ayahanda KH. Abdul Rivai Manaf Nasution. Karena itu, memahami sejarah lembaga merupakan bagian penting dalam menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap keberlangsungan TPI.
"Pembinaan dan penandatanganan fakta integritas merupakan pengakuan bahwa setiap guru dan pegawai memahami sejarah berdirinya Pondok Pendidikan Islam sebagai hasil perjuangan para pendiri. Selain itu, fakta integritas juga menjadi pengakuan terhadap status yang membawa konsekuensi untuk memahami tugas pokok dan fungsi masing-masing," ujar Prof. Ismet.
Ia menambahkan, pemahaman terhadap tugas pokok dan fungsi (tupoksi) menjadi fondasi utama dalam membangun organisasi yang kuat.
"Dengan memahami tupoksi masing-masing, akan tercipta soliditas di lingkungan Pondok Pendidikan Islam maupun di perhimpunan Pondok Pendidikan Islam. Soliditas merupakan salah satu syarat mutlak bagi sebuah organisasi dalam mewujudkan cita-cita dan visi institusi," tegasnya.
Prof. Ismet juga menekankan bahwa kesamaan pemahaman terhadap sejarah perjuangan lembaga, disertai komitmen menjalankan tugas sesuai fungsi masing-masing, akan memperkuat kebersamaan serta meningkatkan kualitas pengabdian seluruh tenaga pendidik dan pegawai.
Baca Juga: Ketua Umum PP TPI Prof Dr Ismed Daniel Nasution : Keikhlasan dan Pendidikan Jadi Kunci Membangun Generasi Melalui pembinaan tersebut, seluruh civitas akademika TPI diharapkan semakin memperkokoh komitmen menjaga nilai-nilai perjuangan para pendiri sekaligus bersama-sama mewujudkan visi dan misi lembaga secara berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua I dan II PP TPI H. Ikrom Helmi Nasution, SH, mengatakan bahwa setiap guru dan pegawai memiliki tanggung jawab menjaga nama baik Taman Pendidikan Islam melalui sikap disiplin, jujur, amanah, serta mematuhi aturan dan nilai-nilai yang menjadi dasar perjuangan lembaga.
Menurutnya, kemajuan TPI hanya dapat diwujudkan apabila seluruh elemen memiliki kesamaan visi, saling mendukung, dan melaksanakan tugas sesuai fungsi serta tanggung jawab masing-masing.
"Pakta integritas ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk menjaga marwah Taman Pendidikan Islam. Seluruh guru dan pegawai harus menjadi teladan dalam sikap, perilaku, dan pengabdian kepada lembaga sehingga kepercayaan masyarakat terhadap TPI terus meningkat," katanya.
Ia juga mengajak seluruh tenaga pendidik dan pegawai untuk terus memperkuat semangat kebersamaan, loyalitas, dan dedikasi dalam membangun TPI agar semakin maju serta mampu melahirkan generasi yang unggul, berakhlak mulia, profesional, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi implementasi semangat "TPI Entrepreneur Berbasis Religius", yang diusung sebagai komitmen lembaga dalam mencetak generasi berkarakter Islami, memiliki kompetensi profesional, serta berjiwa kewirausahaan. Dengan penandatanganan Pakta Integritas tersebut, seluruh guru dan pegawai menegaskan komitmen untuk menjalankan tugas secara jujur, bertanggung jawab, disiplin, dan menjunjung tinggi etika dalam memberikan pelayanan pendidikan kepada masyarakat.rel