Marianna Resort Samosir Raih Rekor LEPRID Lewat Penyajian 1.001 Naniura

Nas - Kamis, 04 Juni 2026 14:43 WIB

SAMOSIR – Marianna Resort & Convention Tuktuk Samosir berhasil mencatatkan rekor Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (LEPRID) melalui penyajian 1.001 hidangan Naniura dalam perhelatan budaya dan kuliner bertajuk "1001 Naniura", Jumat (30/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di ballroom Marianna Resort tersebut dihadiri unsur pemerintah daerah, Forkopimda, tokoh adat dan budaya, pelaku pariwisata, media, serta tamu undangan dari berbagai daerah.

Baca Juga: 61 Peserta dari Berbagai Negara Ikut Lari Lintas Alam Trail of The Kings Kategori 100K di kawasan Danau Toba

Rekor tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan sekaligus melestarikan Naniura, kuliner khas Batak yang telah diwariskan secara turun-temurun dan memiliki nilai sejarah serta budaya yang kuat di kawasan Danau Toba.

General Manager Marianna Resort & Convention Tuktuk Samosir, I Ketut Gunarta, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen pihaknya dalam mendukung pelestarian budaya lokal melalui sektor pariwisata.

"Naniura bukan hanya makanan tradisional, tetapi juga bagian dari identitas budaya Batak. Kami ingin memperkenalkan kembali kekayaan kuliner ini kepada masyarakat yang lebih luas, termasuk wisatawan yang datang ke Danau Toba," kata Ketut Gunarta.

Baca Juga: KPPU Lakukan Sosialisasi dan Advokasi Bersama Pemerintah Kabupaten Samosir

Naniura dikenal sebagai hidangan ikan segar yang diolah tanpa menggunakan api. Proses pematangannya dilakukan dengan perasan jeruk khas Batak dan racikan rempah-rempah tradisional sehingga menghasilkan cita rasa yang khas.

Menurut Ketut, pencatatan rekor LEPRID diharapkan mampu memperkuat posisi Naniura sebagai salah satu kekayaan kuliner Indonesia yang memiliki potensi untuk dikenal lebih luas hingga tingkat internasional.

"Melalui kegiatan ini, kami berharap Naniura tidak hanya dikenal sebagai kuliner khas Batak, tetapi juga menjadi bagian dari pengalaman wisata yang dicari wisatawan saat berkunjung ke Danau Toba dan Pulau Samosir," ujarnya.

Selain penyajian 1.001 Naniura, acara juga dimeriahkan pertunjukan musik tradisional dan tari Tor-Tor yang menghadirkan nuansa budaya Batak. Para tamu juga diajak mengenal sejarah dan filosofi Naniura melalui sesi Storytelling Naniura yang ditampilkan secara visual melalui videotron.

Puncak acara ditandai dengan penyerahan sertifikat penghargaan LEPRID kepada manajemen Marianna Resort sebagai bentuk apresiasi atas upaya pelestarian kuliner tradisional Batak melalui kegiatan berskala besar.

Sejumlah perwakilan pemerintah daerah yang hadir memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut. Mereka menilai sinergi antara sektor pariwisata dan pelestarian budaya menjadi langkah strategis dalam memperkuat daya tarik Danau Toba sebagai destinasi wisata unggulan nasional.

Pada kesempatan yang sama, Marianna Resort juga memperkenalkan Naniura sebagai salah satu menu unggulan di restoran The Rise. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen resort dalam mengangkat kuliner lokal sebagai bagian dari pengalaman wisata dan gastronomi di kawasan Danau Toba.

Acara kemudian ditutup dengan makan bersama menggunakan sajian Naniura yang dinikmati seluruh tamu undangan sebagai simbol kebersamaan serta penghormatan terhadap warisan budaya Batak.rel

Editor
: Administrator

Tag:

Berita Terkait

Nasional

61 Peserta dari Berbagai Negara Ikut Lari Lintas Alam Trail of The Kings Kategori 100K di kawasan Danau Toba

Nasional

KPPU Lakukan Sosialisasi dan Advokasi Bersama Pemerintah Kabupaten Samosir