HUT ke-2 FPRMI, Ketua FPRMI Sumut Anto Genk Bacakan Puisi Sindiran Sosial yang Menyentil

Nas - Kamis, 17 Juli 2025 18:47 WIB
HUT ke-2 FPRMI, Ketua FPRMI Sumut Anto Genk Bacakan Puisi Sindiran Sosial yang Menyentil
Ketua FPRMI Sumatera Utara, Rianto SH MH—akrab disapa Anto Genk

BANTEN – Momen spesial mewarnai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-2 Forum Pimpinan Redaksi Multimedia Indonesia (FPRMI) yang digelar di Pendopo Gubernur Banten, Kamis (17/7/2025). Ketua FPRMI Sumatera Utara, Rianto SH MH—akrab disapa Anto Genk—didaulat membacakan sebuah puisi sarat kritik sosial yang menyentil tajam praktik korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan.

Puisi berjudul "Mengapa Menangis" karya Porman Wilson Manalu itu dibacakan Rianto dengan penuh penjiwaan, menyuguhkan satir terhadap realita birokrasi dan penegakan hukum di Indonesia yang masih kerap dipermainkan. Bait-baitnya mengundang perenungan mendalam para tamu undangan yang hadir, termasuk pejabat kementerian, kepala daerah, dan pemimpin redaksi dari berbagai daerah.

> “Bapak, mengapa menangis? / Sudah kuingatkan jangan makan aspal / Jangan makan semen nanti jadi bebal / Dan kau bilang: itu hanya akal-akalan…”

> "Masih menangis? / Karena kau disebut bandit berdasi / Melahap apa saja termasuk retribusi / Dan kau bilang: palu vonis bisa dibeli…”

Puisi tersebut menyuarakan kegelisahan publik terhadap elite-elite yang menyalahgunakan jabatan demi keuntungan pribadi. Rianto menegaskan, puisi itu bukan sekadar bentuk ekspresi sastra, tetapi juga panggilan moral bagi insan pers dan masyarakat luas.

> “Kritik sosial tidak hanya bisa disampaikan lewat berita, tetapi juga lewat puisi. Ini pengingat bahwa media punya tanggung jawab etis untuk terus mengawal demokrasi dan keadilan,” ujar Rianto usai membacakan puisi.

Acara HUT FPRMI tahun ini juga diisi dengan sejumlah agenda penting lainnya, termasuk penganugerahan "Pena Emas" kepada tokoh-tokoh nasional yang dinilai berkontribusi dalam menjaga kebebasan pers dan mendorong keterbukaan informasi publik.

Forum Pimpinan Redaksi Multimedia Indonesia, yang genap berusia dua tahun, terus menegaskan komitmennya sebagai wadah kolaborasi antar-pemimpin redaksi untuk memperkuat kualitas jurnalisme dan menjaga independensi media di tengah tantangan zaman.red

Editor
: Nas
Sumber
:

Berita Terkait

Nasional

Tim Penyidik Tetapkan Ketua Ombudsman HS sebagai Tersangka Kasus Tambang Nikel di Sultra

Nasional

Tokoh Masyarakat Madina H. Sjahrir Nasution Desak Kejelasan Perda Tanah Ulayat

Nasional

Dirut Bank Sumut Heru Mardiansyah Pimpin Forkom IJK Sumut 2026–2027

Nasional

Muscab PKB Serentak 2026, DPW Sumut Dorong Kader Lebih Dekat dengan Rakyat

Nasional

Menjaga Gerbang Negara di Era Tanpa Batas dalam Visi Asta Cita

Nasional

Minta Dibebaskan, Penahanan 90 Hari Tanpa Sidang, DPD RI Pertanyakan Kasus Guru di Deli Serdang