Ijeck Tokoh Panutan Anak Muda Berjiwa Satria, Religius dan Mempuni

Garda.id - Kamis, 06 Juni 2024 06:48 WIB
Ijeck Tokoh Panutan Anak Muda Berjiwa Satria, Religius dan Mempuni
Dr H Musa Rajekshah MHum.ist

MEDAN | Garda.id

TOKOH Sumut Dr H Musa Rajekshah MHum yang biasa disapa Ijeck merupakan panutan anak muda yang mandiri dan petarung. Selain itu Ijeck jiwa satria, religius dan mempuni dalam setiap yang dilakoni

Jiwa petarung terlihat dari hobby balap Ijeck yang telah memiliki prestasi. Kegigihan dan semangat mengantarkannya ke garis finish sebagai  pemenang pada sejumlah kompetisi balap.

''Balap itu yang memiliki risiko besar yaitu mati dan cacat. Tapi itu tidak menjadi penghalang bagi Bang Ijeck melawati terjalnya setiap kontestasi balap. Sudah beliau lalui semua, dengan yakin akan keridhaan-Nya,'' kata Leriadi SSos, wakil sekretaris umum MW KAHMI Sumut menjawab media, kemarin.

Sama halnya dipolitik, kata Leriadi, jalan terjal juga dialami dalam berpolitik. ''Bang Ijeck dengan mengharap Ridha Allah Yang Maha Kuasa, terus melakukan komunikasi internal dan eksternal,'' katanya.

Wakil sekretaris umum MW KAHMI Sumut mengungkapkan bahwa 

Ijeck pun berhasil melakukan pendekatan emosional secara berkala di lintas generasi dan elemen masyarakat.

Memasuki Pileg dan Pilpres 2024, lanjut Leriadi, Ijeck sudah siap lahir bathin memulai lonceng pertarungan. ''Bang Ijeck dengan modal Bismillah. Ia pun didukung sahabat mampu melewati terjal menuju kemenangan,'' katanya.

Sosok Ijeck yang memiliki ketulusan, ungkap Leriadi, juga sering membantu siapapun sehingga menjadikan spirit kemenangan.

Setelah mendapatkan surat tugas dari DPP Partai Golkar, lanjut Leriadi, Ijeck memiliki tanggung jawab penuh menangkan Pileg dan Pilpres dengan baik. ''Publik terus berharap kehadiran Ijeck sebagai sosok yang teruji dan tangguh ikut bertarung pada kontestasi selanjutnya yaitu Pilkada,'' imbuhnya.

Namun apa nak dikata. Situasi tak berpihak pada Ijeck. Dengan ketulusannya, menurut Leriadi, Ijeck ikhlas menerima keputusan tersebut. 

''Kita harus mengambil hikmah dari ketulusan hati Bang Ijeck. Semua adalah titipan Allah. Kehidupan dan jabatan didunia tidak kekal. Semoga kita semua, bisa belajar banyak dari ketulusan dan tanggung jawab yang dijalankan Ijeck,'' kata Leriadi.rel

Editor
: Garda.id
Sumber
:

Berita Terkait

Nasional

Ketua Perhimpunan Persahabatan Sambut Baik Kehadiran Dubes Korut yang Baru

Nasional

World Cup 2026: Ketika Perjuangan, Persatuan, dan Emosi Dunia Bertemu di Satu Panggung

Nasional

Begini Pesan Dewan Pers pada Pelantikan Pengurus JMSI Jatim

Nasional

Atasi Pengangguran, Rico Waas Dukung Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Medan ke Luar Negeri

Nasional

Rico Waas dan Mantan PSMS Bahas Kebangkitan Sepak Bola Medan

Nasional

Menjaga Ekonomi Kreatif dari Pintu Keimigrasian