ARSIP Dukung Prabowo dan Kapolri, Desak Dugaan Penyadapan Diusut Tuntas: Siapa Dalang dan Apa Motifnya?

Nas - Minggu, 08 November 2026 15:41 WIB

JAKARTA – Aliansi Relawan Sejati Prabowo (ARSIP) menegaskan dukungan penuh kepada Presiden Prabowo Subianto dalam menjalankan pemerintahan serta menjaga kedaulatan dan stabilitas nasional. Di saat yang sama, ARSIP mendesak agar dugaan praktik penyadapan yang belakangan menjadi perhatian publik diungkap secara transparan.

Pernyataan sikap tersebut disampaikan ARSIP di Jakarta, 6 November 2026. Aliansi yang terdiri atas sejumlah ketua umum relawan dan organisasi pendukung Prabowo itu menilai, persoalan dugaan penyadapan tidak boleh dibiarkan menjadi bola liar dan spekulasi di tengah masyarakat.

ARSIP mempertanyakan siapa pihak yang melakukan penyadapan, siapa yang menjadi sasaran, untuk kepentingan siapa, serta apa motif di balik tindakan tersebut.

Menurut ARSIP, jika dugaan itu benar terjadi, aparat penegak hukum harus memastikan apakah tindakan tersebut dilakukan berdasarkan kewenangan dan prosedur hukum atau justru merupakan praktik ilegal yang berpotensi mengancam keamanan nasional dan kedaulatan negara.

"Persoalan ini harus ditelusuri secara serius, objektif, profesional, dan transparan. Apabila ditemukan pelanggaran hukum, semua pihak yang terlibat harus diproses sesuai ketentuan perundang-undangan," demikian sikap ARSIP.

DUKUNG PRESIDEN, KAWAL KONSTITUSI

ARSIP menegaskan dukungan kepada Prabowo Subianto bukan sekadar dukungan politik, melainkan komitmen untuk mengawal jalannya pemerintahan agar tetap berpedoman pada konstitusi dan kepentingan rakyat.

Landasan sikap tersebut merujuk pada Pembukaan UUD 1945, terutama amanat negara untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, serta mencerdaskan kehidupan bangsa.

ARSIP berpandangan, Presiden harus memperoleh dukungan seluruh elemen bangsa dalam menjaga stabilitas nasional, memperkuat kedaulatan negara, dan memastikan kebijakan pemerintah berpihak kepada rakyat.

DUKUNG KAPOLRI, HUKUM JANGAN TEbang PILIH

Selain kepada Presiden Prabowo, ARSIP juga menyatakan dukungan kepada Kapolri Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si. untuk memperkuat penegakan hukum dan mengusut berbagai dugaan kejahatan yang merugikan bangsa dan negara.

ARSIP meminta aparat penegak hukum bekerja secara profesional, independen, dan tidak pandang bulu. Tidak boleh ada pihak yang merasa kebal hukum, termasuk apabila dugaan pelanggaran menyangkut persoalan keamanan nasional dan kepentingan negara.

"Jangan ada pihak yang merasa kebal hukum. Siapa pun yang terbukti mengkhianati amanah bangsa dan merugikan negara harus diproses sesuai hukum yang berlaku," tegas pernyataan tersebut.

50 ORGANISASI SIAP KONSOLIDASI

Dukungan ARSIP juga menjadi bagian dari konsolidasi nasional para ketua umum relawan dan organisasi yang disebut telah berada dalam barisan pendukung Prabowo sejak Pilpres 2014, 2019, hingga 2024.

Menjelang kegiatan tersebut, tercatat sekitar 50 ketua umum, pimpinan, dan perwakilan organisasi menyatakan kesiapan untuk hadir dalam konsolidasi.

Sejumlah organisasi yang tergabung antara lain Pejuang Milenial Prabowo, Pribumi Bersatu, Gerakan Nasional Cinta Prabowo, Cahaya Kemenangan Prabowo, Pergerakan Pelaut Indonesia, Brigade Pecinta Prabowo 08, Barisan Persatuan Indonesia, Barisan Kebangsaan Nasional, Lembaga Aliansi Indonesia, Perempuan Prabowo, Gerakan Cinta Prabowo, Militan Indonesia Raya (Militera), Barisan Pendukung Prabowo Subianto (BARUPAS), SOPRAN, dan Komando Patriot Subianto 08.

Konsolidasi tersebut diharapkan menjadi ruang menyatukan sikap, memperkuat persatuan, serta membangun dukungan konstruktif terhadap pemerintahan Prabowo Subianto.

KEDAULATAN NEGARA HARGA MATI

ARSIP menegaskan, mendukung Presiden bukan berarti menutup mata terhadap persoalan pemerintahan. Sebaliknya, dukungan harus berjalan seiring dengan pengawasan agar negara tetap berada di jalur konstitusi dan hukum.

"Bagi kami, kedaulatan negara adalah harga mati, keselamatan rakyat adalah amanah, dan konstitusi adalah pedoman perjuangan."

ARSIP pun mengajak seluruh elemen relawan, pemuda, organisasi masyarakat, dan komponen bangsa untuk menjaga persatuan nasional serta bersama-sama mengawal kepentingan bangsa dan negara.

DPP ALIANSI RELAWAN SEJATI PRABOWO (ARSIP)

Kedaulatan Negara Harga Mati! Rakyat Harus Dilindungi! Hukum Harus Ditegakkan Tanpa Pandang Bulu!

Editor
: Administrator

Tag:

Berita Terkait