Berbuka Perdana Ramadan 1447 H, H. Yuslin Siregar: Masjid Agung Medan Siapkan Takjil dan Sahur untuk Jamaah

Nas - Jumat, 20 Februari 2026 11:08 WIB
Sekretaris Badan Kenaziran Masjid Agung Medan, H. Yuslin Siregar, resmi menandai dimulainya kegiatan berbuka puasa perdana Ramadan 1447 Hijriah di masjid yang berada di Jalan Pangeran Diponegoro, Selasa (17/2/2026).ist

Medan — Sekretaris Badan Kenaziran Masjid Agung Medan, H. Yuslin Siregar, resmi menandai dimulainya kegiatan berbuka puasa perdana Ramadan 1447 Hijriah di masjid yang berada di Jalan Pangeran Diponegoro, Selasa (17/2/2026).

Ratusan jamaah memadati lantai dasar masjid sejak pukul 17.00 WIB. Mereka datang secara bergelombang, bahkan sebagian berasal dari luar Kota Medan untuk merasakan suasana berbuka puasa bersama di masjid kebanggaan masyarakat Sumatera Utara tersebut.

Jamaah duduk lesehan berbaris rapi dan saling berhadapan, menciptakan suasana religius yang hangat dan tertib sembari menanti azan Magrib. Momentum ini menjadi awal rangkaian kegiatan Ramadan yang rutin digelar setiap tahun.Dalam sambutannya, Yuslin mengajak umat Islam menjadikan Ramadan sebagai sarana meningkatkan kualitas ibadah sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah.

"Kami dari Badan Kenaziran Masjid Agung Medan telah menyiapkan panganan dan minuman untuk jamaah selama Ramadan ini. Kami berharap seluruh jamaah bersama-sama menjaga kebersihan, karena kebersihan adalah sebagian dari iman," ujarnya.

Ia menegaskan, seluruh hidangan berbuka yang disediakan berasal dari sumbangan para donatur dan tidak menggunakan dana kas maupun tabung infak masjid. Sejumlah tokoh yang turut berpartisipasi sebagai donatur antara lain H. Musa Idishah (Dodi), H. Yuslin Siregar, H. Indra Utama, H.T. Soelaiman, H.T. Dzulmi Eldin, Chandra Lubis, dan Azis Balatif.Yuslin juga mengungkapkan bahwa selain takjil berupa bubur dan air mineral setiap hari, pihaknya berencana menyiapkan makan sahur pada malam-malam ganjil sepuluh hari terakhir Ramadan, yakni malam ke-21, 23, 25, dan 27.

"Insya Allah pada malam-malam itikaf tersebut, kami menyediakan sahur berupa nasi bungkus dari Rumah Makan Garuda. Semoga para donatur diberikan kesehatan, umur panjang, dan rezeki yang berkah," katanyaKegiatan tersebut turut dihadiri Imam Besar Masjid Agung Medan, H.M. Syukur Siregar, M.Pd., Alhafidz, muazin Ustadz H. Zulhendri Tampubolon dan Ustadz Nasri Harahap, S.E., serta sejumlah pengurus masjid. Hadir pula AKP Irwansah Sitorus, S.H., M.H., dan AKP Abdi Tansar, S.H., M.H.

Sebagai agenda tahunan, kegiatan berbuka puasa bersama di Masjid Agung Medan selalu mendapat antusiasme tinggi. Tahun sebelumnya, jumlah jamaah pada hari biasa berkisar 400–500 orang, sementara pada akhir pekan bisa mencapai lebih dari 700 hingga seribuan jamaah.

Dengan tradisi yang terus terjaga, Masjid Agung Medan kembali menjadi pusat silaturahmi dan penguatan spiritual umat Islam di Kota Medan selama Ramadan 1447 Hijriah.rel


Tag:

Berita Terkait