TANJUNGBALAI, Garda.id
Ketua DPD Partai
Golkar Sumatera Utara, Andar Amin Harahap, menegaskan bahwa Musyawarah Daerah (Musda) bukan sekadar agenda pemilihan pengurus, melainkan momentum evaluasi dan konsolidasi untuk menghadapi Pemilu 2029.
Hal itu disampaikan Andar saat membuka Musda XI Partai Golkar Kota Tanjungbalai, Senin, yang berlangsung di Aula Kantor Golkar, Jalan Gaharu, Tanjungbalai.
Andar menekankan pentingnya kerja keras seluruh pengurus dalam menjalankan roda organisasi, menyusun program kerja, serta memperkuat konsolidasi hingga tingkat kelurahan."Pengurus Golkar harus mengurusi partai, bukan diurus. Artinya, kalau tidak mau mengurus, jangan jadi pengurus," tegas Andar.
Baca Juga: Golkar Tanjungbalai Targetkan Kemenangan Pemilu 2029, Mahyaruddin Kembali Pimpin Ia berharap Musda melahirkan program kerja yang mampu meningkatkan perolehan suara dan menjadikan
Golkar sebagai partai dengan raihan kursi terbanyak di parlemen pada Pemilu 2029.Selain itu, Andar meminta seluruh jajaran partai menjalankan hasil Musda secara konsisten. Ia juga menegaskan bahwa anggota DPRD dari Fraksi
Golkar harus mendukung dan menyukseskan program pemerintah.
"Kita sebagai pengurus dan anggota DPRD dari Partai Golkar juga harus mendukung program pemerintah," ujarnya.
Menurut Andar, tantangan politik ke depan membutuhkan soliditas dan kerja nyata seluruh kader. Karena itu, konsolidasi organisasi harus dilakukan secara masif agar Golkar semakin dekat dengan masyarakat dan mampu meningkatkan dukungan pada pemilu mendatang.
Dalam Musda XI tersebut, Mahyaruddin Salim ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai
Golkar Kota Tanjungbalai periode 2026–2031 setelah menjadi satu-satunya bakal calon yang mendaftar.red