MEDAN | Garda.id
Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Utara sekaligus CEO Sumut24 Group, Rianto, SH., MH atau akrab disapa Anto Genk, menyatakan JMSI Sumut mendukung penuh program Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution dalam mengoptimalkan 21 daerah irigasi untuk meningkatkan produktivitas pertanian.
Program tersebut menargetkan optimalisasi lahan pertanian produktif hingga sekitar 41 ribu hektare di Sumatera Utara. Menurut Anto Genk, program ini menjadi langkah strategis untuk menghidupkan kembali lahan pertanian, khususnya persawahan yang selama ini belum mendapatkan layanan irigasi secara maksimal.
"Kami mendukung penuh program Gubernur Bobby Nasution yang diimplementasikan melalui jajaran terkait. Optimalisasi irigasi harus benar-benar menyentuh lahan pertanian yang selama ini terisolasi atau belum tersentuh jaringan irigasi secara optimal," ujar Anto Genk.
Baca Juga: Wartawan Dipanggil Polres Konawe Selatan, JMSI Sultra: Sengketa Pemberitaan Jangan Dipaksa Jadi Perkara Pidana Ia menegaskan, keberhasilan program tidak cukup hanya dilihat dari pembangunan fisik jaringan irigasi. Pemerintah harus memastikan air benar-benar mengalir hingga ke lahan petani.
"Jangan hanya infrastrukturnya yang dibangun. Yang paling penting airnya sampai ke sawah petani dan berdampak terhadap peningkatan produksi," tegasnya.
Apresiasi Gibson Panjaitan
Anto Genk juga mengapresiasi penunjukan Ir. Gibson Panjaitan sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Sumatera Utara sekaligus Sekretaris Dinas SDA Sumut.Menurutnya, pengalaman Gibson yang pernah menjabat di lingkungan Dinas PU Kota Medan menjadi modal penting dalam melakukan pemetaan, koordinasi dan kolaborasi untuk menjawab persoalan irigasi di berbagai daerah.
"Dengan kemampuan Ir. Gibson Panjaitan dan pengalaman yang pernah menjabat di Dinas PU Medan, saya yakin mampu mengkolaborasikan dan memetakan kondisi pertanian serta kebutuhan irigasi di Sumatera Utara," katanya.Anto Genk berharap optimalisasi irigasi dapat mendukung pencetakan dan pemanfaatan lahan sawah secara maksimal.
Dengan sistem pengairan yang baik, produktivitas pertanian berpeluang meningkat. Bahkan, di wilayah yang memiliki potensi dan kondisi yang memungkinkan, petani dapat melakukan penanaman hingga dua atau tiga kali dalam setahun."Kalau irigasinya mumpuni, pencetakan sawah dan peningkatan produksi padi akan lebih mudah diwujudkan. Ini sekaligus mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan," ujarnya.
Baca Juga: Ketua JMSI Sumut Dukung Langkah Gubsu Bobby Nasution, Sumut Tuan Rumah IMT-GT ke-32 Dorong Sinergi di Wilayah Bah Bolon
Anto Genk juga menyoroti pentingnya peran Ir. Syahrial Effendi, ST., MT., selaku Kepala UPTD Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Bah Bolon Dinas SDA Provinsi Sumatera Utara.
Wilayah kerja UPTD PSDA Bah Bolon mencakup sejumlah kawasan di sekitar Wilayah Sungai (WS) Bah Bolon, di antaranya Kota Pematangsiantar, Kabupaten Simalungun dan Kabupaten Batu Bara.Sebagai putra kelahiran Kabupaten Simalungun, Anto Genk berharap sinergi Gubernur Bobby Nasution, Gibson Panjaitan dan Syahrial Effendi mampu mengembalikan kejayaan daerah-daerah sentra produksi pangan, termasuk Simalungun."Harapan kita, kolaborasi ini mampu mengoptimalkan pembangunan irigasi sehingga daerah-daerah sentra pertanian kembali produktif dan mampu meningkatkan produksi pangan," katanya.
9Menurutnya, pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi akan memberikan dampak luas bagi masyarakat. Selain meningkatkan produksi padi dan hortikultura, program tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan pendapatan petani dan menggerakkan perekonomian daerah.
JMSI Sumut Siap Kawal
Sebagai Ketua JMSI Sumut dan CEO Sumut24 Group, Anto Genk menegaskan media memiliki peran penting dalam mengawal program pemerintah yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat.Media, kata dia, harus menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan petani. Pemberitaan yang objektif diperlukan untuk menyampaikan keberhasilan program sekaligus mengungkap persoalan yang masih terjadi di lapangan.
Baca Juga: Anto Genk Hadiri Pembukaan Sumatera Utara Rally 2026, JMSI Sumut Siap Dukung Publikasi Event Otomotif Bertaraf Internasional* "Media harus ikut mengawal program ini. Kita mendukung kebijakan pemerintah yang berpihak kepada petani, tetapi media juga harus tetap objektif. Kalau ada keberhasilan, kita beritakan. Kalau ada kendala, kita sampaikan agar segera mendapatkan perhatian dan solusi," katanya.
Anto Genk yang juga menjabat Wakil Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi DPW Tani Merdeka Sumut berharap sinergi pemerintah, petani, organisasi masyarakat dan media terus diperkuat.
"Tujuan akhirnya adalah memastikan lahan pertanian kembali produktif, produksi pangan meningkat, petani semakin sejahtera dan ketahanan pangan Sumatera Utara semakin kuat," pungkasnya.red