Pencinta PSMS Natan Ginting : Jangan Asbun, Dorong Poldasu Buka Pemalsuan Dukomen PSMS

Garda.id - Senin, 09 Januari 2023 15:09 WIB
Pencinta PSMS Natan Ginting : Jangan Asbun, Dorong Poldasu Buka Pemalsuan Dukomen PSMS
Natan salah satu dedengkot suporter PSMS Medan.ist

Medan | Garda.id

Adanya statemen oknum yang mengaku ketua  PSMS Medan Fans Club berinisial HMS terkait kasus dugaan pemalsuan dokumen PSMS yang sedang bergulir di Poldasu, cukup memprihatinkan dan terkesan tidak mendidik. 

"Seyogyanya sebagai orang yang mengaku pecinta PSMS harusnya mendorong poldasu untuk mengungkap kasus pemalsuan dokumen PSMS tersebut secara terang benderang. Bukan malah membuat statemen asal bunyi yang malah dapat memperkeruh suasana.

Kita harus mempercayakan kasus ini pada aparat hukum, dalam hal ini polda Sumatera Utara. Kita yakin Kapolda akan terus memonitor kasus ini dengan  sungguh sungguh dan profesional, ujar Natan salah satu dedengkot suporter PSMS Medan.

"Jangan Asbun, mendesak poldasu untuk begini-begitu, semua khan ada prosesnya, ada tahapannya. Yang ngomong itu tau gak, sekarang ini kasus pemalsuan dokumen PSMS juga sudah dilaporkan oleh beberapa orang yang dicatut namanya dalam Akta perubahan PSMS yang mengangkat Arifudin Maulana menjadi Direktur dan sekarang sudah masuk tahap penyidikan?

Sudahlah, kita dukung poldasu untuk mengungkap kasus ini secara adil dan profesional. Tidak perlu membuat statemen liar yang tidak jujur, memihak dan menohok. Apalagi kita ini pecinta PSMS dan berpendidikan hukum pula, jelas Natan.

"Sebagai Suporter kita akan terus mendoakan yang terbaik untuk PSMS, sekaligus kita doakan agar kasus pemalsuan dokumen ini terungkap terang benderang sehingga pemalsu yang sesungguhnya mendapat hukuman yang setimpal baik di dunia maupun di akhirat, himbau Natan.

Info yang beredar dan dari sumber yang terpercaya juga menyebutkan, selain dilaporkan ke Poldasu, Notaris yang membuat akta perubahan PSMS yang mengangkat menantu Edy Rahmayadi menjadi Direktur Utama PSMS juga sudah dilaporkan ke MPD, karena diduga kuat mengeluarkan Akta Perubahan  PSMS tanpa prosedur yang semestinya, dimana akta tersebut dikeluarkan tanpa RUPS sebagaimana lazimnya aturan main perseroan terbatas. Notaris juga sudah dipanggil oleh MPD, dan MPD juga sudah mengeluarkan rekomendasi ke MPW untuk sidang kode etik.

"Kita tunggu saja, Tuhan khan tidak tidur, tidak mungkin kebenaran akan dapat dikalahkan kebatilan", pungkas Natan.rel

Editor
: Garda.id
Sumber
:

Berita Terkait

Berita

Awali Tahun Ajaran 2026/2027, TPI Medan Perkuat Pendidikan Berkarakter melalui Tradisi Marhaban dan Tepung Tawar

Berita

SMAN 2 Medan Sambut 432 Siswa Baru, Orang Tua Diajak Berkolaborasi Wujudkan Prestasi

Berita

Boyong 4 Emas di Lampung, Taekwondo Sumut Dapat Wild Card di Indonesia Open

Berita

BREAKING NEWS: Konglomerat Properti Tan Kian Diamankan Polisi, Diperiksa sebagai Saksi dalam Pengembangan Kasus Eks Jampidsus

Berita

Belajar dari Yunnan, Tobat Ekologi Ditopang Gerakan Koperasi

Berita

Tegal Ibukota Mataram