MEDAN | Garda.idPhantom KTV di Jalan Adam Malik, Medan, digrebek aparat kepolisian setelah diduga menjadi lokasi peredaran narkoba. Dalam penggerebekan tersebut, seorang pria yang merupakan bagian dari manajemen tempat hiburan malam (THM) itu turut diamankan.
Penggerebekan dilakukan setelah polisi menerima laporan dari masyarakat terkait dugaan aktivitas peredaran narkoba di lokasi tersebut. Setelah dilakukan penyelidikan, informasi itu disebut terbukti benar.
"Penggerebekan ini berawal dari informasi masyarakat, terkait dengan peredaran narkoba di THM Phantom ini. Setelah kami lakukan penyelidikan, ternyata memang informasi tersebut benar adanya. Kami tangkap 1 pria yang merupakan bagian dari manajemen THM," ungkap Kasat Resnarkoba Polrestabes Medan, Rafli Yusuf Nugraha kepada wartawan.
Dalam operasi itu, polisi juga mengamankan barang bukti yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkoba. Namun, barang bukti tersebut disebut berasal dari seorang pria lain yang kini masih diburu polisi.
Baca Juga: Sumut Foundation Apresiasi Kepemimpinan AKBP Choky Sentosa Meliala dan Iwan Mashuri sebagai Garda Utama Perang Narkoba Meski masuk daftar pencarian, pria tersebut diduga masih mampu mengatur pengiriman barang bukti kepada pihak tertentu. Polisi menilai sosok itu cukup licin dan diduga memiliki jaringan yang membantunya menghindari kejaran aparat.
Saat ini, Satresnarkoba Polrestabes Medan masih melakukan pengembangan kasus dan memburu pelaku utama yang diduga menjadi pemasok barang haram tersebut.rel