TANJUNGBALAI – Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina mendorong seluruh organisasi kepemudaan di Kota Tanjungbalai memperkuat konsolidasi dan membangun sinergi yang sehat serta produktif dengan pemerintah daerah.
Hal itu disampaikan Fadly saat menghadiri pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) XVI Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Tanjungbalai di Aula DPRD Tanjungbalai, Minggu (27/9/2026).
Menurut Fadly, KNPI harus mampu menjadi wadah pemersatu organisasi kepemudaan sekaligus melahirkan gagasan dan program yang konkret bagi masyarakat.
"Kota Tanjungbalai membutuhkan generasi muda yang kreatif, inovatif, berintegritas serta memiliki semangat kolaborasi dalam menghadapi tantangan zaman," kata Fadly.
Baca Juga: DPD KNPI Kota Medan Gelar Musda XV, Pendaftaran Calon Ketua Dibuka 6–7 Januari 2026 Ia berharap kepengurusan KNPI yang nantinya terpilih dapat menjadi jembatan komunikasi antara organisasi kepemudaan dengan Pemerintah Kota Tanjungbalai.
"Jangan sekadar hubungan formalitas. Mari kita bangun kemitraan yang produktif, terbuka dan saling mendukung," ujarnya.
Fadly juga mengapresiasi panitia dan caretaker KNPI yang telah mempersiapkan pelaksanaan Musda XVI tersebut.
Dikatakannya, Musda bukan hanya sekadar agenda organisasi untuk memilih kepengurusan baru. Lebih dari itu, Musda diharapkan mampu menghasilkan gagasan baru, program kerja konkret dan komitmen bersama dalam menjawab berbagai persoalan yang dihadapi pemuda dan masyarakat.
"Musyawarah Daerah ini bukan sekadar agenda organisasi, tetapi juga momentum penting untuk menghasilkan kepengurusan baru, gagasan-gagasan baru, program kerja yang konkret dan komitmen bersama," sebutnya.
Fadly menegaskan, pemuda memiliki posisi strategis dalam pembangunan daerah. Pemuda tidak hanya diposisikan sebagai penerus, tetapi harus mampu tampil sebagai pelopor, penggerak sekaligus mitra pembangunan.
Karena itu, ia mengajak KNPI dan seluruh organisasi kepemudaan menyampaikan gagasan maupun kritik secara konstruktif kepada pemerintah.
"Sampaikan gagasan dan kritik secara konstruktif. Berikan masukan terhadap kebijakan pemerintah. Jika ada persoalan di tengah masyarakat, mari kita duduk bersama dan mencari solusinya," jelas Fadly.
Ia menambahkan, keterlibatan pemuda menjadi bagian penting dalam mewujudkan visi pembangunan Kota Tanjungbalai, yakni Tanjungbalai EMAS (Elok, Maju, Agamais dan Sejahtera).
"Tanjungbalai EMAS tidak mungkin diwujudkan tanpa keterlibatan pemuda," tegasnya.
Fadly mengakui perbedaan pandangan dalam organisasi merupakan hal yang wajar. Namun, menurutnya, semangat kebersamaan dan tujuan membangun pemuda harus tetap menjadi prioritas.
"Pemerintah Kota Tanjungbalai senantiasa membuka ruang konsolidasi dan kolaborasi dengan seluruh elemen pemuda. Pembangunan daerah tidak dapat dilakukan sendiri oleh pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif generasi muda sebagai agen perubahan," ungkapnya.
Di akhir sambutannya, Fadly berharap Musda XVI KNPI Tanjungbalai berlangsung demokratis, tertib dan penuh persaudaraan dengan tetap menjunjung tinggi semangat musyawarah.
"Siapa pun yang nantinya mendapatkan amanah sebagai pimpinan KNPI Kota Tanjungbalai, mari kita dukung bersama. Mari kita bangun konsolidasi dalam memperkuat persatuan pemuda dan membangun sinergitas dengan pemerintah daerah untuk mewujudkan Tanjungbalai EMAS," pungkasnya.(eko)