Gubsu Temui Ojek Demo BBM, Ini Kata Edy Rahmayadi

Nas - Selasa, 13 September 2022 13:37 WIB
Gubsu Temui Ojek Demo BBM, Ini Kata Edy Rahmayadi
Kali ini Gabungan Ojek Roda Dua  Medan Sekitarnya (GODAMS)  menurunkan ribuan massanya  dan melakukan unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Provinsi Sumatera Utara di Jalan Diponegoro Medan Selasa (13/9).

Garda.id  |MEDAN

Gelombang aksi demonstrasi sebagai bentuk  penolakan terhadap kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dianggap telah menyusahkan rakyat terus menggeliat  kejalan. Kali ini Gabungan Ojek Roda Dua  Medan Sekitarnya (GODAMS)  menurunkan ribuan massanya  dan melakukan unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Provinsi Sumatera Utara di Jalan Diponegoro Medan Selasa (13/9).

Ketua Umum GODAMS Agam Zubir dalam orasinya menyampaikan protesnya kepada Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah dan DPRD-SU dikarenakan  dengan kenaikan harga BBM terutama jenis Pertalite yang mana bahan bakar ini  yang paling banyak digunakan oleh Ojek Online.

Untuk itu GODAMS sebagai organisasi Ojol terbesar menyampaikan tuntutannya menolak kenaikan BBM bersubsidi Pertalite, diperlukan dilakukannya revisi atas penyesuaian tarif baru untuk zona 1 Pulau Sumatera oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI , realisasikan payung hukum untuk legalisasi profesi ojek online Indonesia, mendesak aplikator untuk menjaga stabilitas pasar/demand  dengan mengurangi berbagai potongan biaya aplikasi dan mendesak dicabutnya izin usaha aplikasi  yang tidak patuh atas regulasi/ketentuan/aturan Pemerintah.

Selesai menggelar aksi  Agam yang dikonfirmasi langsung oleh wartawan  mengatakan ada beberapa poin dimana Ojol  belum bisa menerima tarif pengumuman kemarin  dengan tarif yang baru diberlakukan pada tanggal 11 September 2022 yang diumumkan oleh Kementrian Perhubungan karena driver Ojol sangat  merasakan tarif yang baru ini tidak dilandasi rasa adil kepada mereka sebagai driver.

Angka yang diberikan penambahan tidak signifikan dan tidak balance (seimbang)  dengan pengeluaran driver Ojol untuk membeli BBM. "Kita menginginkan paling tidak penyesuaian tarif diatas angka  15 %-20 % tetapi ini hanya 6 %-8%. Jadi tarif hanya naik Rp 800-Rp 1000 dari per-total selisihnya dari tarif awal yang diterapkan Rp 6.400 untuk layanan tertentu dari aplikator itu sekarang menjadi Rp 7.200. Ada selisih Rp 800 setiap dari layanan order. sehingga tidak mencerminkan keadilan bagi Ojol," jelaskan Agam.

Masih menurut Agam,  jika  tidak mendapatkan jawaban secepatnya maka upaya kawan-kawan yang telah berjuang yang bukan hanya di Sumatera Utara saja menggaungkan hal yang sama sehubungan  penyesuaian tarif yang adil bagi seluruh driver. "Kami akan aksi ke Gedung Aplikator dan Gedung Dewan kembali," ujarnya.

Dengan dampak adanya lonjakan harga BBM ini  berbagai kemungkinan bisa terjadi ketika kebutuhan  dirumah dan anak-anak tidak bisa sekolah lagi dan kendaraan yang  jika rusak tidak bisa diperbaiki lagi dan Ojol akan mengikuti kemungkinan apa yang terjadi saja.

Gubernur Provinsi Sumatera Utara Edy Rahmayadi  menyambut baik  aksi unjuk rasa yang dilaksanakan oleh GODAMS karena Edy Rahmayadi mengetahui bahwa dengan kenaikan BBM tentu sulit bagi rakyat Sumatera Utara sehingga Edy Rahmayadi langsung hadir memberikan jawaban kepada pengunjuk rasa.

"Saya tahu semua ini sulit, saya tahu kalian sulit,  saya terus berjuang dan kalian juga ikut berjuang.  Saya terima ini saya akan melaporkannya ke atas lalu  habis ini kalian tinggalkan tempat ini  dan kutip sampah-sampah jika ada  yang berserakan,   dan jangan terlalu lama mengganggu jalan kepentingan umum, orang banyak membutuhkan tenaga kalian kesana-sini kesana sini macet nanti dan orang tak makan nanti ini terimakasih saya terima ini," ucap Edy Rahmayadi memberikan motivasi dan semangat juang.red

Editor
: Nas
Sumber
:

Berita Terkait

Daerah

Berkah Ramadhan 1447 H/2026, PKB Sumut Berbagai Takjil kepada Ratusan Pengemudi Ojol

Daerah

RAMADHAN KESEMBILAN, BAKOPAM SUMUT SALURKAN SEMBAKO UNTUK KORBAN BANJIR DI MEDAN MAIMUN

Daerah

GREAT Institute: Palestina Dukung Keanggotaan Indonesia di Board of Peace

Daerah

Rp2,41 Miliar Menggantung, PT Ramsdivo Tuding Perumda Tirtanadi Ingkar Janji

Daerah

BANGGA DENGAN PASPOR INDONESIA DI TENGAH TANTANGAN BRAIN-DRAIN

Daerah

Ramadan Penuh Haru, Imam Asal Gaza Ustaz Dr. Ammar Pimpin Ibadah di Masjid Agung Medan