Jamaah Iktikaf Masjid Agung Medan Khusyuk, Ini Pesan H Yuslin Siregar

Garda.id - Kamis, 04 April 2024 12:03 WIB
Jamaah Iktikaf Masjid Agung Medan Khusyuk, Ini Pesan H Yuslin Siregar

 

jamaah iktikaf di Masjid.ist

Medan  | Garda.id

 Pemandangan cuikup nikmat dirasakan  ketika menyaksikan sejumlah jamaah iktikaf di Masjid Agung Medan khusyuk di pelataran masjid megah tersebut.

       Berbeda dengan hari-hari biasa, petugas kelihatan tidak sampai hati membangunkan mereka yang "rebah" lelap di atas ambal tebal di pelataran dalam masjid bakda Subuh itu.

      H Yuslin Siregar, Ketua Bidang Kemakmuran Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) Agung, yang bisa dibilang setiap hari Shalat Subuh Berjamaah di situ, juga hanya senyum-senyum menyaksikan pemandangan ini, Rabu (3/4).

      "Waah Alhamdulillah nikmat betul mereka setelah semalaman beribadah memuji Allah SWT. Biarkan saja mereka tidur. Ini juga salah satu fasilitas bagi jamaah iktikaf. Namun yang di atas ambal hendak lah memakai alas seperti kain sarung atau lainnya," ujar Yuslin menjawab wartawan.

      Pada Subuh tersebut sejumlah jamaah iktikaf malam ke-23 Ramadhan memang tidak langsung pulang setelah Shalat Subuh berjamaah. 

     Begitu selesai zikir dan doa yang dipandu Imam, ibarat ada yang mengomandoi, mereka langsung merebah. Tidur mereka tampak lelap dan nikmat, suara mendengkur juga terdengar beberapa diantaranya.

      Jamaah yang ditanya wartawan begitu terjaga sekira sejam kemudian semuanya menyatakan spontan saja rebah dan saat tertidur lelap begitu bangun dirasakan nyaman sekali.

     Mereka berterima kasih kepada BKM dan donatur yang mempersiapkan fasilitas iktikaf begitu baik di tengah masjid megah yang setelah beroperasi penuh nanti berkapasitas 7000 jamaah.

      Menurut mereka spontan tertidur di atas ambal tebal yang lembut itu cukup nikmat setelah semalaman iktikaf beribadah kepada Allah SWT.

 Ambal tebal tersebut merupakan infak pribadi Musa Idhishah atau Dody yang juga Wakil Ketua Umum BKM Agung Medan.

      BKM Agung memang kelihatan cukup “memanjakan” jamaah yang beriktikaf setiap malam ganjil sepuluh terakhir Ramadhan. Donatur juga menyiapkan nasi bungkus untuk makanan sahur jamaah iktikaf.

         Sekretaris Eksekutif BKM H Abdullah Matondang sebelumnya menyampaikan Alhamdulillah nasi bungkus yang baik representatif bagi jamaah sahur sepenuhnya disiapkan oleh Donatur. Bukan dari uang tabung infak masjid.

     Para donatur jelas Matondang antara lain H Yuslin Siregar, H Indra Utama, H Musa Idishah atau Dody, H Mahmuzar Dharma Nasution atau Totok, H Sulaiman dan H Suhardi Aroma. 

     “Mereka fungsionaris BKM Agung Medan namun Alhamdulillah selaku penyedia nasi bungkus itu mereka masing-masing donatur secara pribadi,” jelasnya.

         Matondang mengajak kaum Muslimin dan Muslimat memanfaatkan ibadah iktikaf ini dengan baik.

       Para Ustadz menjelaskan etika mengerjakan iktikaf, seorang muslim hendaknya memperbaiki kualitas ibadah wajib serta memperbanyak ibadah sunah. Berbagai amalan bisa dikerjakan saat iktikaf seperti mendirikan salat sunnah malam, memperbanyak tadarus Al-Qur'an dan memperpanjang dzikir.rel

Editor
: Garda.id
Sumber
:

Berita Terkait

Daerah

AYP Bela Menag, Puji OSO atas Kepedulian Pembinaan Umat di Takalar

Daerah

Safari Ramadan 1447 H di Langkat, Rektor UNPAB Tegaskan Komitmen Kampus untuk Masyarakat

Daerah

Narsum Dialog Publik, Dr Asren Nasution, MA: Rencana Kontinjensi Jadi Kunci Strategis Pengurangan Risiko Bencana

Daerah

Kapolda Sumsel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Insan Pers dalam Momentum Ramadan

Daerah

Prabowo Minta Evaluasi Ulang, Izin Tambang Emas Martabe Berpeluang Dipulihkan

Daerah

DPW PKB Sumut Konsolidasi ke Dairi, Karo dan Pakpak Barat