Wakil Bupati Solok Jon Firman Pandu Jadi Pembicara dalam Ajang ICCF 2024

Garda.id - Sabtu, 14 Desember 2024 07:52 WIB
Wakil Bupati Solok Jon Firman Pandu Jadi Pembicara dalam Ajang ICCF 2024

 

Ist

Tangsel  | Garda.id

Wakil Bupati Solok Jon Firman Pandu Jumat (13/12/2004).  diundang  sebagai pembicara dalam kegiatan Indonesia Creative Cities Festival (ICCF) di Gedung UMKM Tangerang Selatan- Banten, 

Gelaran ICCF ini berlangsung selama empat hari dari tanggal 12 sampai dengan 15 Desember 2024. Kegiatan ini diisi dengan berbagai aktivitas yang dihadiri oleh ratusan komunitas kreatif dari seluruh Indonesia. 

Bertemakan “Komuniti Tangguh”, ICCF bertujuan untuk mengumpulkan potensi dari forum lintas komunitas di seluruh Indonesia sekaligus melakukan konsolidasi kerja serta strategi kegiatan ICCN di tahun 2022-2025. 

Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong pembangunan kota/kabupaten melalui potensi kreativitas di daerah masing masing dengan mengembangkan creative cluster di seluruh Indonesia, melalui pendekatan cipta ruang (placemaking) atau simpul-simpul kreatif (creative hubs), juga melalui berbagi pengetahuan dan pengalaman terkait pengembangan Kabupaten/Kota kreatif di Indonesia.

Kehadiran Wakil Bupati Jon Firman Pandu sebagai narasumber pada Sesi IV 

Forum Kepala Daerah tersebut menyampaikan hal-hal terkait strategi nasional untuk mengakselerasi perkembangan sektor ekonomi kreatif khususnya di Kabupaten Solok. 

Dalam paparannya Wakil Bupati Jon Firman Pandu menyampaikan selayang pandang Kabupaten Solok, bagaimana potensi ekonomi kreatif yang ada di Kabupaten Solok, termasuk bagaimana upaya Pemerintah Daerah dalam mendukung tumbuh berkembangnya ekonomi kreatif di tengah-tengah masyarakat.

“Kami berharap dengan adanya kegiatan ini terjalin kolaborasi, dan kami di daerah tentunya Kabupaten Solok mempunyai potensi daerah seperti seni dan budaya,”ujarnya.

Keunikannya , Kabupaten Solok atau Sumatera Barat sangat menjunjung tinggi nilai filosofi adatnya yakni Adat Basandi Syara, Syara Basandi Kitabullah. “Dan ini tentu disesuaikan dengan kearifan lokal. Termasuk wisata halal akan menjadi prioritas kita ke depannya. Inilah salah satu potensi wisata kita,”ujarnya.

Ia juga menyampaikan sejumlah potensi yang ada di Kabupaten Solok seperti Ayam Kukuak Balenggek, gedung promosi wisata, klinik desain dan kemasan bagi UMKM.

Dan berharap ke depannya kerja sama Pemerintah Kabupaten Solok yang sudah terjalin dengan berbagai pihak untuk pengembangan wisata dan UMKM terus berlanjut.(YOSE)

Editor
: Garda.id
Sumber
:

Berita Terkait

Daerah

BADKO HMI Malut Desak Penghentian Operasi PT SWM dan Penyelamatan Hutan Adat Desa Dege

Daerah

Alhamdulillah, M. Daffa Verandy Raih Gelar Magister Kenotariatan, H. Subandi: Selangkah Lagi Jadi Notaris

Daerah

Guangzhou Pharmaceutical Resmi Buka Ekspansi Walovi ke Indonesia

Daerah

Pelantikan JMSI Sumbar 2026: Perkuat Barisan Media Siber, Lima Tokoh Raih JMSI Awards

Daerah

Prabowo Terima Menlu dan Menhan Tiongkok, GREAT Institute: Indonesia Stabilizing Power

Daerah

JMSI Sumut Dukung Penuh Program Irigasi Bobby Nasution, Pastikan Air Mengalir ke Lahan Petani